Thursday, 30 October 2014

#PERSAHABATAN#

Di sebuah kota hiduplah empat sahabat yaitu Joni, Handi, Sugih dan Ulus. Masing- masing dari mereka memiliki keunikan tersendiri. Joni gemar menggambar, Handi hobi membuat puisi, Sugih memiliki badan besar hobinya makan dan Ulus senang bermain gitar. Mereka semua berada di sekolah yang sama. Joni dan Handi kelas 6 SD sedangkan Ulus dan Sugih kelas 5 SD. Mereka semua berasal dari keluarga sederhana namun hidup berbahagia. Kini mereka semua telah dewasa namun ada saja kisah masa kecil yang tak terlupakan.

Ada kalanya suatu hari Handi ingin bermain Nintendo dan menumpang bermain di rumah Ulus tapi sayangnya Ulus sebagai anak lelaki satu-satunya di rumah itu memiliki sifat manja dan pelit.
“Hey, aku mau coba main gim petualangan itu dong, ” kata Handi.
“Iya, sebentar ya? Kalau aku kalah nanti aku berikan padamu. Gantiannn yaaa…,” tukas Ulus tenang.
Tapi sayangnya Ulus sebagai pemilik Nintendo tentunya sudah lebih mahir bermain dibandingkan Handi. Dia lebih hapal kapan musuh akan keluar dan dari mana datangnya. Waktupun berlalu.
“Kapan nih mainnya? Udah sejam aku nontonin kamu main terus,”, ketus Handi sambil memberenggut
“Kan sudah dibilang tadi, mannya gantian. Yang kalah baru ganti. Kamu gimana sih?” kata Ulus tak ingin kalah.
“Tapi kan kamu sudah jago jadi pasti lama. Buat apa aku main kesini kalau cuma buat liat kamu main aja?” Handi mulai gelisah. Tangannya gatal ingin memegang joystick Nintendo.
“Ya sudah, gimana kalau kita ganti permainan saja ya?” ucap Ulus dengan santainya. Handi cuma bisa melongo tak percaya. Jauh-jauh dia berjalan kaki ke rumah Ulus tapi niat hati bermain game kesayangannya saja tak kesampaian.
Ulus dan Handi ini berteman karena ibu merekapun berteman. Lain halnya Ulus dengan Sugih. Mereka kawan satu sekolah. Sugih yang gemuk senang jajan dan sedikit nakal. Sugih tidak kenal Handi secara akrab waktu itu. Ibu bapak Sugih adalah pedagang di pasar jadi kalau orang tuanya sedang tidak memperhatikan, Sugih suka mengambil uang ibunya tanpa sepengetahuannya. Uang itu digunakannya untuk mengajak Ulus makan hotdog berdua. Pada waktu itu hotdog termasuk jajanan mewah. Seporsinya Rp2.500. Kalau Sugih tampak jajan hotdog, tidak salah lagi dia pasti mengambil uang ibunya karena uang jajan seharinya hanya Rp500 dan tiap hari dijajankannya. Sesekali saja Sugih mentraktir Ulus hotdog sisanya Ulus mesti susah payah menabung untuk bisa jajan hotdog.
Hingga suatu ketika ibunya heran kenapa uang di sakunya berkurang. Bertanya pada bapaknya hingga hendak bertengkar juga tak ada titik terang. Bertanya pada adik-adik Sugih yang masih kecil juga semakin buntu  karena memang Sugih lah yang mengambilnya.
“Nak, kemarilah sebentar” kata ibunya Sugih suatu sore. Sugih yang saat itu sedang nonton film kartun lalu menghampiri. “Ada apa, ma?”
“Ini uang mama berkurang. Kamu tau kemana hilangnya?”
Mendapat pertanyaan itu spontan Sugih terkejut tapi dia masih berpura-pura tenang. “Gak tau, ma,” katanya.
“Yakin gak tau? Mama denger dari Ulus kamu belakangan ini suka jajan hogtdog ya? Uang dari mana itu?” kata ibunya Sugih tetap tenang namun terdengar berbahaya. Sugih memperhatikan dari tadi tangan ibunya tampak menyembunyikan sesuatu. Sugih mulai panik.
“Ah itu…emm…si Ulus yang traktir, ma”
“Ulus uang jajannya cuma Rp 750 sehari. Mamah tau karena pernah tanya ke ibunya waktu jemput kamu”, kata ibunya Sugih sambil perlahan mengeluarkan rotan tipis panjang yang dari tadi disembunyikannya. Sugih tak berdaya. Lalu terbongkarlah semuanya perlahan-lahan seiring tiap sabetan rotan di tubuh tambun Sugih. Dia habis dihajar ibunya sore itu.
Sedangkan Joni berkenalan dengan Handi tepat ketika retreat kelas 6 SD. Mereka berdua kakak kelas Ulus dan Sugih. Waktu itu mereka sekamar dan seperti biasa, anak kecil yang merasakan tidak tidur dalam rumah dan pertama kali tidur beramai-ramai bersama kawan dalam sekali waktu sungguh mengasyikan. Mereka sekamar dengan 4 kawan lainnya jadi total 6 anak dalam satu kamar. Handi yang senang, ikut lempar-lempar bantal bersama 5 kawan lainnya. Ketika yang lain sudah lelah dan mulai mengantuk, Handi yang menyemangati untuk terus melanjutkan perang-perangan. Waktu itu sudah jam 1 dini hari,
“Tok…tok…tok”
Mereka berenam langsung terpaku pasang posisi siaga.
“Hey kalian yang di dalam belum tidur ya? Ayo buka pintunya!”
Ternyata itu suara guru pengawas kamar. Joni dan Rio, rekan sekamar lainnya membukakan pintu.
“APA-APAAN INI? LIAT SUDAH JAM BERAPA?? BESOK KALIAN SUDAH HARUS BANGUN JAM 5 PAGI UNTUK IKUT SENAM! AWAS KALAU ADA YANG TIDAK BANGUN PAGI BESOK, PASTI KENA HUKUMAN SEMUA !!”, bentak guru pengawas itu kencang. Joni dan Rio hanya bisa terdiam sementara waktu sebelum akhirnya membuka mulutnya.
“Tapi pak bukan kita yang sengaja. Handi pak, yang dari tadi mengajak kami main perang bantal terus padahal kami berdua sudah ngantuk”, kata Rio. Joni mengangguk.”Bapak tanya saja sendiri sama orangnya pak tuh”, Joni menambahkan.
“Tanya apa? Justru dari antara kalian semua cuma Handi yang sudah tertidur”, ketus guru pengawas sambil menunjuk ke arah ranjang Handi. Disana mereka melihat Handi sudah terlelap dan memeluk guling. Sungguh cepat sekali.
Sejak saat itu Joni menjaga jarak dengan Handi. Joni tidak ingin terjebak lagi. Namun yang namanya sebuah pertemanan tidak akan hilang begitu saja. Joni dan Handi mulai akrab lagi menjelang perpisahan sekolah. Sebetulnya Joni terpaksa akrab karena Handi sering mengejar Joni tanpa alasan yang jelas sambil tertawa-tawa. Aneh memang. Joni lalu dikenalkan dengan Ulus dan Sugih oleh Handi. Semenjak itu mereka berempat selalu tampak bersama.
Tapi yah meskipun ada yang pelit, nakal dan iseng, itu semua hanya ulah anak-anak. Dan yang paling penting, mereka berempat tetap bersahabat. Kisah inipun sering mereka ceritakan saat beranjak dewasa dan malah menjadi kenangan manis.

Pengalaman Terindah

Pengalaman perjalanan terindah saya yaitu pada saat saya pergi ke pulau bali , walau saya pergi ke sana baru kali pertama tapi buat saya itu perjalanan terindah saya yang sangat mengesankan . sekitar tahun 2008 bulan desember saya berangkat ke pulau indah itu , dan kebetylan transportasi yg saya gunakan adalah mobil pribadi , tidak menggunakan pesawat degan beranggapan jika bawa mobil sendiri akan lebih puas dan lebih mudah untuk jalan – jalannya di bali, dan lagi saya dapat menjelejahai pulau jawa bukan hanya bali saja . karena saya asli sumatra tentu kepengen sekali menjelajahi pulau jawa dengan itu bawa kendaraan pribadi adalah cara jitunya dan pertimbangan yang sangat tepat . yaa sekitar 3 hari 3 malam perjalanan menjelajahi pulau jawa untuk sampai ke pulau dewata nan indah itu . kami harus menyebrang dulu menggunakan kapal laut untuk dapat ke pulau itu , dan akhirnya sampai juga setelah 3 hari 3 malam.
Kesan pertama ketika saya menginjakan kaki ke pulau itu ya 1 kalimat untuk bali “ nuansa yg sangat kental sekali dengan masyarakat hindu “ . banyak pohon-pohon besar yang di sarungi dengan kain bermotif catur , dan juga banyak sesajian yg di letakan tepat di bawah pohon-pohon itu .
Saya menuju tempat peristirahatan yg letaknya di jln . kenyeri wertubara , denpansar timur . di sana rumah kaka perempuan saya , sudah sekitar 3 tahun dia menetap di pulau itu dan mengunjungi dia salah satu tujuan kami selain liburan .
Hari ke 2 di bali kami langsung pergi untuk berwisata , tidak ingin melewatkan waktu sedikit saja . dengan semangat saya langsung menuju pantai kuta , rasanya kurang afdol jika ke bali kalo tidak ke pantai kuta . jam 10 pagi sampai juga di pantai kuta ternyata sudah banyak pengunjung berseliweran , ya tentu saja banyak para wisatawan karena ingin menyambut tahun baru di sana . pantai yg indah untuk pantai kuta .
Hari ke 3 di bali saya memilih pantai sanur , berasumsi jika pantai sanur tidak begitu ramai dengan pengunjung , ternyata salah besar ... pantai sanur pun tidak kalahnya di penuhi pengunjung . pantai sanur pun tidak kalah cantik dengan pantai kuta .
Hari ke 4 di bali saya pergi ke tanah lot , dan sama seperti kuta dan sanur tanah lot pun tidak kalahnya di penuhi wisatawan . indah sekali pemandangan di sana , cantik .
Hari ke 5 di bali hari terakhir dipulau indah itu , yaa hari ke 5 ini saya habiskan waktu di rumah kaka saja karena malamnya yaitu malam pergantian tahun baru dari 2010 ke 2011 . kami sibuk mempersiapkan untuk malam pergantian tahun dan besok sore saya harus berangkat meninggalkan pulau indah ini . malam yang indah di temani sejuta kembang api yg sangat cantik dan berada di di pulau yg sangat indah adalah pengalaman yang sangat mengesankan buat saya . dan ini buat saya adalah “ PENGALAMAN PERJALANAN TERINDAH “

Wednesday, 29 October 2014

#LEGENDA API TAK KUNJUNG PADAM PAMEKASAN#

Api nan tak kunjung padam pada " DHANGKA " memiliki latar belakang kisah dari suatu legenda " KI MOKO ". Konon kira-kira pada abad XVI sekitar tahun 1605 saka atau tahun 1683 Masehi hiduplah seorang pengelana penyebar agama Islam yang memiliki kesaktian yang bernama KI MOKO dengan nama aslinya R. WIGNYO KENONGO.
Di tengah-tengah hutan yang tandus dimana dia bertempat tinggal, KI MOKO yang pekerjaannya sehari-hari mencari ikan di laut, berhasil menciptakan sumber-sumber kebutuhan hidup yang diupayakan guna memenuhi kebutuhan yang mendesak yaitu pada saat ia harus menyambut atau menjamu tamu dari kerajaan dalam rangka perayaan pernikahan dirinya dengan putri raja.
Kisah ini bermula ketika KI MOKO mendengar berita bahwa Raja Kerajaan Palembang sedang dirundung kesedihan karena seorang putrinya tengah menderita sakit yang tak kunjung sembuh, meski telah banyak tabib yang mengobatinya.
Pada kesempatan itu KI MOKO terpanggil untuk mencoba membantu mengobati penderitaan putri raja KI MOKO mempersembahkan sesuatu kepada Sang raja berupa tabung-tabung bambu yang penuh berbagai mata ikan dan dikirimkan melalui utusan, menerima persembahan dari KI MOKO Raja sangat terkejut karena barang yang semula dianggap kurang berharga menjelma menjadi barang berharga berupa Permata Intan dan Berlian. Sang raja sangat terkeut dan gembira begitu pula Sang Putri yang pada akhinya membuat ia sembuh dari sakitnya.
Melihat kejadian ini Sang Raja merasa berhutang budi kepada KI MOKO dan sesuai janjinya Sang Raja menganugerahkan hadiah berupa sebuah peti kepada KI MOKO dan dikirim melalui utusan, setelah peti tersebut sampai ke tangan KI MOKO dan dibukanya ternyata dari dalamnya terjelma seorang Putri yang amat cantik jelita, itulah SITI SUMENTEN Putri Raja yang sengaja dianugerahkan kepada KI MOKO untuk dijadikan istri, menghadapi kenyataan ini KI MOKO sangat masqul dan gembira hatinya. Namun kegembiraan itu sejenak berubah menjadi rasa risau karena kebersamaan dengan itu pula tersirat suatu berita bahwa tak lama lagi rombongan dari Kerajaan akan segera datang ke tempat kediaman KI MOKO untuk melangsungkan perayaan pernikahan. Kerisauan KI MOKO disebabkan karena tempat kediaman serta segala kebutuhan perayaan sangat tidak memungkinkan. Namun kerisauan tersebut akhirnya sirna setelah KI MOKO memusatkan batin melalui semedinya untuk memohon pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Dengan menancapkan tongkat saktinya berdirilah bangunan istana yang sangat megah ( bangunan tersebut sirna setelah kegiatan perayaan selesai ).
Demikian pula untuk memenuhi kebutuhan yang lain seperti kebutuhan sumber air dan seterusnya dengan cara yang sama KI MOKO menancapkan tongkatnya pada tanah. Pada saat itulah tercipta sumber air yang akhirnya menjadi sebuah telaga serta pancaran kobaran api yang senantiasa menyala dan akan berguna untuk kebutuhan manusia.
Dengan demikian puaslah hati KI MOKO dan pelaksanaan pesta pernikahan dapat berjalan dengan lancar. Sampai saat ini, semburan api alam tersebut masih tetap abadi hingga dikenal dengan istilah " API NAN TAK KUNJUNG PADAM " "DHANGKA". Dhangka artinya rumah tempat kediaman / Istana yang kemudian sirna yang lokasinya terdapat di dusun Asem manis II Desa Larangan Tokol, Kec. Tlanakan, Kab. Pamekasan.
Sedangkan Patilasan / makam KI MOKO terletak di dusun Palanggaran Desa Branta Tinggi Kecamatan Tlanakan Kab. Pamekasan yang sampai saat ini oleh masyarakat sekitar masih dikeramatkan. Untuk merawat / menjaga sumber api dan sumber air tersebut, maka KI MOKO mengutus Ki Rahma dan Nyi Rahma ( Buju'Tonggah ) yang artinya sebagai penunggu yang kuburannya / astanya terletak di Pojok Barat Laut Lokasi Api Ala Mini.
Demikian kisah singkat dari Api Alam " DHANGKAH"

EKSKUL DI MAN BANGKALAN

Setiap sekolah, pasti memiliki berbagai macam kegiatan yang dapat diikuti siswa siswinya. Tidak terkecuali MANBA. MANBA memiliki banyak kegiatan yang dapat diikuti siswa siswinya. Kali ini saya akan menceritakan kegiatan apa saja yang ada di MANBA. Let's read!!

Selain KBM yang ada di MANBA, ada juga kegiatan lain yang bisa diikuti siswa siswinya diluar KBM. Kegiatan tersebut biasa kita kenal dengan sebutan Ekstrakulikuler disingkat menjadi Ekskul.

Banyak Ekskul yang dapat diikuti di MANBA. Karena MANBA memiliki banyak ekskul, membuat siswa siswinya dapat dengan bebas memilih ekskul yang ingin diikutinya.

Kegiatan ekskul di MANBA, tentu saja membawa pengaruh positif bagi para siswa siswinya. Kegiatan-kegiatan tersebut membuat para siswa mendapatkan pengalaman baru, serta melatih mereka untuk bersosialisasi dan belajar berorganisasi.

Kegiatan ekstrakulikuler di MANBA diantaranya:
-Pramuka
-Paskibra
-PMR
-Marcing Band
-Tata Busana
-Qiro'ah
-Paduan suara
-Basket
-Volli
Dan masih banyak lagi kegiatan ekskul yang dapat siswa siswi ikuti.
Tidak akan rugi koq ikut kegiatan ekstrakulikuler, banyak hal yang dapat kita ambil manfaat dari kegiatan-kegiatan tersebut

MIMPI

Untuk saat ini, biarkanlahlelaki itu bermimpi. Biarkanlah dia masuk ke alam mimpi yang indah. Dunia mimpi, dimana hal yang mustahil pun bisa terjadi. Jangan bangunkan dia!! Biarkan dia terlelap. Biarkan dia menikmati mimpi indahnya. Memimpikan sang pujaan hati.
Pujaan hati yang tak mungkin bersamanya di dunia nyata. Jangan bangunkan dia!! Biarkan dia terlelap lama! Biarkanlah dia merasakan kebahagiaan semu. Kebahagiaan yang ada dalam mimpi panjangnya. Yah... Stidaknya dia merasa bahagia karena bisa melihat pujaan hatinya skalipun hanya dalam mimpi.
Jangan bangunkan dia!! Berilah sedikit waktu lagi untuknya. Biarkan dia terlelap! Hanyut dalam dunia mimpinya. Sebentar lagi, sebentar lagi sang surya menampakkan cahayanya. Itulah waktu baginya untuk terjaga. Meninggalkan dunia mimpi yang semu dan kembali ke dunia nyata yang suram tanpa adanya sang pujaan.
Bagaimanapun dia harus bangun! Sesulit apapun itu, dia harus merelakan dunia mimpi itu menghilang tergantikan oleh dunia nyata yang menyakitkan. Saat dia terjaga, senyum manis menghiasi bibirnya.
Ya, dia tersenyum. Senyum yang mengartikan dia bahwa dia bahagia. Bahagia karena baru saja memimpikan sang pujaan. Bisa bertemu dengan sang pujaan dalam mimpi skalipun, itu sudah membuatnya senang.
Dia tersenyum. Terlihat jelas cahaya kebahagiaan dari wajahnya. Tetaplah sperti itu!! Jangan hapus senyum itu dari bibirnya. Biarkan dia mendapatkan stitik kebahagiaan dari orang-orang tersayang. Orang-orang yan dia sebut sahabat. Karena merekalah dia bisa bertahan. Mencoba bangkit dan mencoba menghapus rasa yang tlah merasuk di relung hati terdalam. Itu terlalu sulit untuknya. Biarlah dia terus menyimpan rasa itu!! Perasaan sepihak yang tak akan pernah terbalaskan.
Biarkan dia terus bermimpi!!!

PUTRI MALAM

Malam...
Ditemani cahaya temaram.
Angin terdengar sayup-sayup.
Membelai lembut bertiup.
Disaat putri malam kehilangan cahayanya.
Langit sepi tanpa kerlipnya.
Gelap, hitam dan kelam.
Secercah cahaya datang.
Berpendar membelah kegelapan.
Menyorot segala.
Dengan cahaya kecilnya.
Yang terlihat gemerlap.
Ditengah gelap.

BY: REZI

AKU & KELUARGAKU

AKU & KELUARGAKU

 Hai... Kawand semua...!!! ^_^

Jumpa lagi denganku yang tidak bosan-bosannya mengisi blog ini yang mungkin menurut kawand gak penting, tapi menurutku ini sangat penting sekali!!!
Karena aku anak baik-baik, makanya aku akan menepati janjiku pada kawand semua #emang pernah janji?? -.-' . Abaikan!#

Sesuai janji, kali ini aku akan menceritakan tentang aku dan keluarga tercintaku. Baiklah langsung saja kupersilahkan kawand semua untuk membaca posting mengenai AKU & KELUARGAKU.

Cekidot!!



Bagiku Keluarga adalah tempat berlindung. Karena, ditengah-tengah keluargalah pertama kalinya aku tumbuh dah memulai kehidupan.

#(-___-") Hh... Bingung ya? Aku aja bingung dengan bahasaku sendiri, harap maklum!!# OK, lanjuuut...



Aku terlahir, tumbuh, dan dibesarkan ditengah-tengah keluarga kecil yang bahagia, sejahtera, sentosa,,,  #LEBAYY#

Keluargaku yang bahagia itu terdiri dari Ayah, Ibu dan ketiga anak mereka yaitu aku sendiri sebagai anak pertama dan kedua adikku sebagai anak kedua dan ketiga.



Sebagai informasi tambahan, aku adalah anak ke-2 dalam keluarga, karena kedua adikku laki-laki semua. . Karena, aku sebagai ke-2 sekaligus sebagai kakak dan memiliki tanggung jawab yang berat. kalau ortuku lagi gak ada di rumah otomatis tanggung jawab di serahkan padaku. itulah resiko yang harus kuhadapi sebagai seorang kakak. Tapi aku senang bisa menjadi kakak bagi adik-adikku (n_n)



Seperti yang kucritakan tadi, aku memiliki satu kakak perempuan dan 1adik laki2. Yang pertama sudah ada di bangku perkuliahan. Dia anak yang paling nurut di keluarga. Aku bersyukur punya adik kaya dia. Lalu yang ketiga masih SMP tepatnya dah kelas IX. Bentar lagi dia SMA. Anak bungsu di keluargaku ini sangat manja dan menurutku sangat menyebalkan!!! Tapi, meskipun  begitu aku tidak bisa membencinya. Karena dia adalah adikku. Aku bahagia memiliki saudara seperti mereka.


Huft.... selese juga dah ni posting!!! Mohon maaf apabila ada kata-kata yang sulit dimengerti. SEE U di posting yang berbeda, tapi masih dengan tema yang sama, yaitu ABOUT ME!!! >_<
Blue Fire Pointer