Wednesday, 29 October 2014

MIMPI

Untuk saat ini, biarkanlahlelaki itu bermimpi. Biarkanlah dia masuk ke alam mimpi yang indah. Dunia mimpi, dimana hal yang mustahil pun bisa terjadi. Jangan bangunkan dia!! Biarkan dia terlelap. Biarkan dia menikmati mimpi indahnya. Memimpikan sang pujaan hati.
Pujaan hati yang tak mungkin bersamanya di dunia nyata. Jangan bangunkan dia!! Biarkan dia terlelap lama! Biarkanlah dia merasakan kebahagiaan semu. Kebahagiaan yang ada dalam mimpi panjangnya. Yah... Stidaknya dia merasa bahagia karena bisa melihat pujaan hatinya skalipun hanya dalam mimpi.
Jangan bangunkan dia!! Berilah sedikit waktu lagi untuknya. Biarkan dia terlelap! Hanyut dalam dunia mimpinya. Sebentar lagi, sebentar lagi sang surya menampakkan cahayanya. Itulah waktu baginya untuk terjaga. Meninggalkan dunia mimpi yang semu dan kembali ke dunia nyata yang suram tanpa adanya sang pujaan.
Bagaimanapun dia harus bangun! Sesulit apapun itu, dia harus merelakan dunia mimpi itu menghilang tergantikan oleh dunia nyata yang menyakitkan. Saat dia terjaga, senyum manis menghiasi bibirnya.
Ya, dia tersenyum. Senyum yang mengartikan dia bahwa dia bahagia. Bahagia karena baru saja memimpikan sang pujaan. Bisa bertemu dengan sang pujaan dalam mimpi skalipun, itu sudah membuatnya senang.
Dia tersenyum. Terlihat jelas cahaya kebahagiaan dari wajahnya. Tetaplah sperti itu!! Jangan hapus senyum itu dari bibirnya. Biarkan dia mendapatkan stitik kebahagiaan dari orang-orang tersayang. Orang-orang yan dia sebut sahabat. Karena merekalah dia bisa bertahan. Mencoba bangkit dan mencoba menghapus rasa yang tlah merasuk di relung hati terdalam. Itu terlalu sulit untuknya. Biarlah dia terus menyimpan rasa itu!! Perasaan sepihak yang tak akan pernah terbalaskan.
Biarkan dia terus bermimpi!!!

No comments:

Post a Comment

Blue Fire Pointer