Ada yang
sedang berbeda dari segala yang diyakini perbedaan, semerbak wangi
bunga dan dedaunan kering menyapu khawatir membuatnya dipersatukan. Kita
berada di terik malam yang menyinari sepi, menawarkan angin baru untuk
bertiup di rongga hati. Tak ada janji yang tertulis bahwa ini akan
bahagia, juga tak ada riuh tepuk tangan menyambut kedatangannya. Namun
aku siap menerima kenyataan bila akhirnya hatiku kembali dipatahkan.
Justru di setiap puingnya aku bersyukur masih ada rasa yang hinggap,
serta di perjalanannya ada debar yang membuatku ingin kian mendekap..
Sebab jatuh cinta adalah ketidakjelasan paling jelas yang membutuhkan kejelasan tanpa perlu banyak penjelasan..
Cinta
membuat kita lebih peka. Cinta juga yang mengajari betapa perasaan
mengalahkan logika, menutup nalar untuk sesuatu yang belum jelas
tergambar. Kita adalah penikmat khawatir paling juara. Tak peduli atas
segala risau penolakan, kita melaju menembus pijar bintang menyampaikan
doa-doa sederhana. Sehat, bahagia, cukup makan, usaha lancar, dan apa
saja yang menaungi harap untuk bisa terus melihat dia melangkah di
dunia.
Segala rasa menjadi rindu yang paling menjadi-jadi walau kisah itu belum terjadi..
Berbicara
tentang rindu selalu menyenangkan. Betapa kita bisa bebas membahas dia
yang belum menjadi milik kita kemana saja, ke siapa saja, tanpa perlu
meminta izin pada hati yang belum kita taklukan. Sesuka-suka,
tetiba-tiba merasuk ke setiap hari tanpa permisi. Pandangan mata yang
mengarah kuat ke satu sosok yang paling dirasa sempurna berpercik mesra
dengan degub jantung yang merdu berirama, kita terhunus kisah kasih
paling istimewa.
Apalagi
saat dia tertangkap mata, uh! Residu rindu pun merambat hebat memenuhi
raga. Seakan ada raga yang harus dipeluk untuk perayaan bahagia.
Kekaguman yang tak lekang waktu. Kita sibuk melakukan pencarian atas
nama penaklukan. Strategi penuh waspada bergemuruh di otak menderu
menjaring waktu. Beraturan diskusi mencari arah terbaik tanpa
mencelakai. Ah! Sungguh rindu membuat kebodohan terasa begitu cerdas.
Menolak cemas bila nantinya cinta tak terbalas..
Karena cinta selalu bisa mengubah apa yang selama ini sulit berubah..
Terima
saja kenyataan atas apa yang selama ini kau keluhkan sedang berbalik
menyerang. Norak, urakan, namun tetap elegan. Sesap itu semua
lekat-lekat, jadikan itu deru nafas paling nikmat. Meruang tanya, merupa
wajah tak bersalah, menyusup jeruji masa melawan cela yang ditujukan
atas kita yang dianggap tak pantas. Percayalah, cinta selalu pantas
untuk kita yang mau memantaskan diri pada segala kepantasan yang bahkan
dianggap tak pantas. Cinta terlalu suci untuk sekedar dicemooh,
berbanggalah kala menanggungnya. Jawablah dengan penuh kemantapan hati
bahwa dia ada untuk kau miliki.
Sementara cinta dan rindu berpesta pora, biarkan aku menenggelamkan diri pada genangan lara.
Sebab mengenangmu adalah hal yang aku sebut cinta, dan rindu tak ubahnya pelancar luka yang manisnya paling terasa..
Sebab mengenangmu adalah hal yang aku sebut cinta, dan rindu tak ubahnya pelancar luka yang manisnya paling terasa..

No comments:
Post a Comment